Shopping is The Best Medicine
- He and I Series -
Pairing : Takuma x Mitsuya (friendship), Takuma x Yuuki (implied)
Genre : Friendship and General
Rating : PG
Disclaimer : Tentu saja bukan punya saya :D
Mata Mitsuya berbinar saat ia mendapati coat ungu yang sangat cantik di display sebuah toko. Tangannya menarik lengan Takuma, yang dengan pasrah membiarkan dirinya diseret ke sana kemari tanpa jeda. Lelaki tampan itu hanya dapat diam seribu bahasa melihat Mitsuya yang sedang mengamati coat dengan seksama. Takuma sebenarnya ingin protes seprotes-protesnya pada Mitsuya, juga pada Yuuki.
Yuuki. Si setan kecil itu sibuk dengan ujian yang akan datang. Oleh karena itu ia mendaulat Takuma untuk menemani Mitsuya, yang katanya sedang patah hati. Takuma sih oke-oke saja. Toh ia berhutang banyak pada Mitsuya. Pemuda cantik itu tak hanya sekali dua kali membuatkan bekal untuknya dengan berbagai alasan. Ia juga entah berapa kali sudah menyelamatkan hubungannya dengan Yuuki.
Tapi Mitsuya tidak terlihat sedang patah hati, setidaknya tak tampak begitu di mata Takuma. Mana ada orang patah hati berbelanja dengan gila begitu, ya kan? Sungguh, lebih baik dirinya beristirahat daripada betisnya membesar, karena mengikuti langkah Mitsuya yang tak pernah berhenti. Takuma menggaruk kepalanya yang tidak gatal saat mendapati Mitsuya bergerak menuju toko lain, di kedua tangannya entah ada berapa kantong plastik belanjaan, Takuma tak tau. Ia menepuk pundak Mitsuya pelan. Pemuda itu menoleh dan mengerjapkan matanya, bertanya tanpa kata.
"Boleh aku cari minum dulu?" tanya Takuma.
Mitsuya mengangguk, "Tentu saja. Bertemu di pintu masuk satu jam lagi ya." Takuma tersenyum kemudian mengambil belanjaan Mitsuya dan membawanya di satu tangan. "Ku sita dulu ya. Supaya Mitsuya gampang belanjanya." jelasnya saat melihat wajah Mitsuya berkerut bingung.
"Heee? Takuma baik sekali deh. Terima kasih banyak!"
Pujian Mitsuya hanya dibalas lelaki itu dengan senyuman singkat dan lambaian tangan. Setelah melihat punggung Takuma yang semakin menjauh, Mitsuya kembali berjalan dengan langkah ringan. Melihat-lihat deretan toko yang menawarkan berbagai benda. Matanya tertumbuk pada tas lengan di sebuah toko. Dengan agak tergesa ia menuju toko tersebut.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Selamat datang!" teriakan yang menyambut Mitsuya memasuki toko itu. Toko di mana ia akan bertemu dengan salah satu takdirnya.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*The End*
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
0 komentar:
Posting Komentar